Jumat, 09 Oktober 2015

ANOTASI BIGBANG - MADE (ALBUM)

MADE (BIGBANG)

BIG BANG / MADE Album : YG Entertainment ; Seoul, Korea Selatan, 2015. – BIGBANG, BIG BANG, KOREA, MADE, K-POP, YG ENTERTAINMENT, G-DRAGON, T.O.P, TAEYANG, Daesung, Seungri.

Penyanyi : Kwon Jiyong (G-Dragon), Choi Seunghyun (T.O.P), Dong Young Bae (Taeyang), Kang Daesung (Daesung), Lee Seunghyun (Seungri).
Produksi : YG Entertainment, Korea.

Durasi total album : 33 menit 25 detik.
Tipe Audio : MP3, M4A

"M" Album Cover

"A" Album Cover

"D" Album Cover

"E" Album Cover


Saat ini Indonesia sedang dilanda K-Wave (Korean Wave) yaitu sebuah wabah masuknya budaya Korea Selatan. Budaya yang masuk bermacam-macam bentuknya, mulai dari K-Drama (drama), K-Culture (budaya tari, budaya bahasa, dan sebagainya) tidak terkecuali demam K-Pop (musik pop Korea). BIG BANG adalah salah satu grup musik yang sukses mempelopori masuknya K-Pop di Indonesia. Tahun 2015 ini, mereka mengeluarkan album terbaru mereka setelah vakum dari dunia musik selama 3 tahun, yang berjudul MADE. MADE adalah album full ke-3 yang dirilis oleh BIG BANG. MADE dirilis terpisah-pisah setiap bulannya dengan jumlah 4 edisi berbeda. Setiap 1 bulan terdapat 2 single dari album BIG BANG yang dirilis setiap bulannya. Mulai dari M album, A album, D album dan terakhir adalah E album. Kesemua edisi jika disatukan utuh, menjadi MADE album.

BIGBANG - Loser

BIGBANG - Bae Bae

BIGBANG - Bang Bang Bang

BIGBANG - We Like 2 Party


Album edisi M dirilis pada bulan Mei yang terdiri dari 2 lagu yang berjudul Loser ciptaan G-Dragon dan Bae Bae ciptaan G-Dragon juga. Loser adalah lagu ber-genre ballad sedangkan Bae Bae adalah lagu bergenre trot (genre musik tradisional Korea) yang di-mix dengan sentuhan musik pop. Lalu album edisi A dirilis pada bulan Juni juga terdiri dari 2 lagu yang berjudul Bang Bang Bang (뱅뱅뱅) yang jenis musiknya mirip dengan lagu Fantastic Baby dari album BIG BANG terdahulu, serta satu lagi berjudul We Like 2 Party ciptaan G-dragon, sang leader. Pada bulan Juli  giliran album edisi D yang dirilis berisi 2 lagu yaitu If You yang diiringi gitar akustik nan indah dan Sober (맨정신) yang diiringi suara drum yang menghentak-hentak. Kemudian, album edisi E sebagai album final dari rangkaian album MADE dirilis pada bulan Agustus, Let’s Not Fall in Love (우리 사랑하지 말아요) dan Zutter (쩔어) yang dinyayikan oleh duo G-Dragon & T.O.P, menjadi lagu pelengkap untuk album ini.

BIGBANG - If You

BIGBANG - Sober

BIGBANG - Let's Not Fall in Love

G-Dragon & T.O.P - Zutter



(available at https://en.wikipedia.org/wiki/MADE_(Big_Bang_album) [diunduh 9/10/2015, 22.28.55])


Kata kunci : BIGBANG ; MADE ; K-POP

Ira Fitri Auliana – MID 2013 A – 1306470792 

Selasa, 28 Oktober 2014

Membuat Halaman Web dengan Bootstrap

Apa itu Bootstrap?

Bootstrap adalah salah satu framework yang mudah digunakan untuk membuat layout sebuah halaman website. Dengan memanfaatkan bootstrap, kita bisa dengan mudah membuat sebuah halaman web yang responsive. 
Untuk sekedar diketahui bahwa banyak sekali framework HTML5 dan CSS3 siap pakai baik yang gratis maupun yang premium. Nah kali ini kita akan membahas dan mencoba gunakan salah satunya tentunya yang gratisan yaitu Twitter Bootstrap. Pada mulanya Bootstrap dibuat oleh 2 orang karyawan Twitter yaitu Mark Otto and Jacob Thornton untuk membantu Developer utama Twitter dalam mengembangkan prototype tampilan UI situs tersebut. Saat ini, Bootstrap telah menjelma menjadi sesuatu yang luar biasa, lebih fleksibel dan juga bersifat Open Source yang artinya siapa saja bisa mengunduhnya, mengubahnya, memodifikasinya dan menggunakannya untuk keperluan personal maupun komersial.
Menggunakan BootStrap sebagai framework utama dalam membangun desain halaman web memudahkan pengguna dalam hal akses CSS dan JS siap pakai. Kompilasi CSS dan JS BootStrap berguna untuk menangani berbagai fungsi dan animasi dalam halaman web. Untuk lebih lengkapnya anda bisa langsung kunjungi situs resminya http://getbootstrap.com/2.3.2/getting-started.html.

Cara Pakai Bootstrap

Pertama, silahkan download paketan versi siap pakainya di http://getbootstrap.com/2.3.2/getting-started.html . Sebenarnya anda bisa melakukan personalisasi akan apa saja komponen yang ingin anda pakai di BootStrap, tapi pada tutorial ini kita gunakan yang versi dasar dulu. Setelah diunduh, silahkan ekstrak file .zip tersebut sehingga anda akan mendapatkan folder “bootstrap” yang berisi 3 folder: css, js dan img.

Mengenal Framework Twitter Bootstrap dan Cara Pakainya

Sekarang copy ketiga folder tersebut (beserta isinya) ke folder lain tempat anda meletakkan proyek desain web anda. Contoh.




Selanjutnya kita buat sebuah file HTML baru. Sebagai contoh saya beri nama index.html dan simpan di folder yang sama. Caranya, buka text editor, klik “Save as”, lalu pilih “All file types” dan beri nama dengan akhiran .html.

Tip:
Gunakan Text Editor dengan fungsi highlighting, biar lebih mudah. Sebagai rekomendasi bisa anda coba NotePad++ atau NotePad2.



Mengenal Framework Bootstrap dan Cara Pakainya

Karena untuk tujuan latihan, kita coba pakai template html berikut ini:

<!doctype html>
<html>
<head>
<title>Bootstrap</title>
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
</head>
<body>
<h1>Ira Fitri Auliana</h1>
<script src="http://code.jquery.com/jquery.js"></script>
</body>
</html>

Yang perlu diperhatikan adalah bahwa BootStrap menggunakan bahasa pemrograman HTML5 sehingga jangan sampai lupa untuk menambahkan tag <!DOCTYPE html> di bagian paling atas.

Kita tambahkan Bootstrap di template html tersebut dengan memasukkan file css dan js di dalamnya sehingga menjadi kira – kira seperti ini:

<!doctype html>
<html>
<head>
<title>BootStrap</title>
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<!-- Bootstrap -->
<link href="css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet" media="screen">
</head>
<body>
<h1>Ira Fitri Auliana</h1>
<script src="http://code.jquery.com/jquery.js"></script>
<!-- Bootstrap -->
<script src="js/bootstrap.min.js"></script>
</body>
</html>

Dengan demikian template html tersebut sudah siap memakai segala fungsi dan fitur dari Bootstrap.

Untuk membuat tab menu pada website dengan menggunakan bantuan bootstrap :

<nav class="navbar navbar-inverse">
  <ul class="nav navbar-nav">
    <li><a href="#">Homepage</a></li>
<li><a href="#">Berita</a></li>
<li><a href="#">Artikel</a></li>
<li><a href="#">Gosip</a></li>
  </ul>
  </nav>

Untuk membuat header halaman web dan judul utama yang besar pada halaman web menggunakan bantuan bootsrap :

<header>
  <h3>Dokumen Web dengan Bootstrap</h3>
</header>

<section class="jumbotron">
  <h1>Ira Fitri Auliana</h1>
  <p>Selamat Datang di Website Ira Fitri Auliana <3 </p>
</section>

Untuk membuat kolom pada halaman web dengan kelipatan 3 (contoh: 12 : 4 [<section class="col-md-4">] maka jumlah kolom ada 3 nantinya di tampilan halaman web :

dengan simbol globe sebagai bullet judul kolom Judul Berita :

<section>

  <section class="col-md-4">
    <h3><i class="glyphicon glyphicon-globe"></i>Berita Terkini <3</h3>
<ul>
  <li>Judul Berita 1</li>
  <li>Judul Berita 2</li>
  <li>Judul Berita 3</li>
  <li>Judul Berita 4</li>
  <li>Judul Berita 5</li>
</ul>
  <a href="#" class="btn btn-default">Lihat Berita Lainnya</a>
  </section>

dengan simbol folder-open sebagai bullet judul kolom Artikel Berita :

  <section class="col-md-4">
  <h3><i class="glyphicon glyphicon-folder-open"></i> Berita Terkini <3</h3>
<ul>
  <li>Artikel Berita 1</li>
  <li>Artikel Berita 2</li>
  <li>Artikel Berita 3</li>
  <li>Artikel Berita 4</li>
  <li>Artikel Berita 5</li>
</ul>
  <a href="#" class="btn btn-default">Lihat Artikel Lainnya</a>
  </section>
  
dengan simbol heart sebagai bullet judul kolom Gosip Artis :

  <section class="col-md-4">
  <h3><i class="glyphicon glyphicon-heart"></i> Berita Terkini <3</h3>
<ul>
  <li>Gosip Artis 1</li>
  <li>Gosip Artis 2</li>
  <li>Gosip Artis 3</li>
  <li>Gosip Artis 4</li>
  <li>Gosip Artis 5</li>
</ul>
  <a href="#" class="btn btn-default">Lihat Gosip Lainnya</a>
  </section>

Tambahan lainnya, jika ingin menambahkan tombol untuk perintah ke artikel lainnya, menggunakan :

<a href="#" class="btn btn-default">Lihat Gosip Lainnya</a>
  </section>

Berikut adalah contoh penerapan HTML menggunakan bootstrap :

<!doctype html>
<html>
<head>
  <title>Bootstrap</title>
  <link rel="stylesheet"
  type="text/css"
  href="./bootstrap/css/bootstrap.min.css" />
  <script type="text/javascript" 
  src="jquery-2.1.1.min.js"></script>
</head>
<body>
  <nav class="navbar navbar-inverse">
  <ul class="nav navbar-nav">
    <li><a href="#">Homepage</a></li>
<li><a href="#">Berita</a></li>
<li><a href="#">Artikel</a></li>
<li><a href="#">Gosip</a></li>
  </ul>
  </nav>

<header>
  <h3>Dokumen Web dengan Bootstrap</h3>
</header>

<section class="jumbotron">
  <h1>Ira Fitri Auliana</h1>
  <p>Selamat Datang di Website Ira Fitri Auliana <3 </p>
</section>

<section>

  <section class="col-md-4">
    <h3><i class="glyphicon glyphicon-globe"></i>Berita Terkini <3</h3>
<ul>
 <li>Judul Berita 1</li>
 <li>Judul Berita 2</li>
 <li>Judul Berita 3</li>
 <li>Judul Berita 4</li>
 <li>Judul Berita 5</li>
</ul>
 <a href="#" class="btn btn-default">Lihat Berita Lainnya</a>
  </section>
  
  <section class="col-md-4">
  <h3><i class="glyphicon glyphicon-folder-open"></i> Berita Terkini <3</h3>
<ul>
 <li>Artikel Berita 1</li>
 <li>Artikel Berita 2</li>
 <li>Artikel Berita 3</li>
 <li>Artikel Berita 4</li>
 <li>Artikel Berita 5</li>
</ul>
 <a href="#" class="btn btn-default">Lihat Artikel Lainnya</a>
  </section>
  
  <section class="col-md-4">
  <h3><i class="glyphicon glyphicon-heart"></i> Berita Terkini <3</h3>
<ul>
 <li>Gosip Artis 1</li>
 <li>Gosip Artis 2</li>
 <li>Gosip Artis 3</li>
 <li>Gosip Artis 4</li>
 <li>Gosip Artis 5</li>
</ul>
 <a href="#" class="btn btn-default">Lihat Gosip Lainnya</a>
  </section>

</section>

<footer>

</footer>

</body>
 </html>




Contoh tampilan hasil di browser :



Mengapa memilih BootStrap?

  1. Waktu pembuatan yang lebih cepat
  2. Template yang menggunakan Bootstrap lebih rapi
  3. Template yang menggunakan Bootstrap lebih ringan.
  4. Responsive dan tidak responsive.
  5. Banyak template bootstrap gratis dan contoh untuk belajar


Demikian artikel yang bisa saya share tentang membuat halaman web dengan bootstrap, saya akui masih kurang dan agak ga jelas artikel nya, tapi itu yang bisa saya serap dan pahami dari pengajaran dosen saya hehehehe. Saya akan belajar lebih keras lagi biar lebih paham dan mengerti bagaimana mengaplikasikan bootstrap. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba !

[Ira Fitri Auliana / 1306470792]

Sumber :
  • http://www.ngulikweb.com/design/tutorial-responsive-bootstrap/
  • http://virtuemagz.com/memahami-cara-kerja-bootstrap-3.html
  • http://www.panduaji.net/2014/05/kenalan-dengan-bootstrap.html


Membuat Halaman Web dengan Menggunakan CSS3


Apa yang berbeda dari CSS3 dengan CSS versi sebelumnya ? Banyak sekali perbedaannya, Dengan menggunakan CSS3 anda bukan hanya sekedar melakukan formating tampilan website, Namun anda juga bisa membuat animasi yang sering diterapkan oleh jQuery. Contohnya seperti Polaroid, Crop Images, Accordion, & masih banyak lainnya. Berikut ini saya akan menuliskan beberapa fitur terbaru CSS3 yang akan membuat anda terkagum-kagum.

Fitur-Fitur CSS3

  1. Properti Border
    • Border Color
    • Border Image
    • Border Radius
    • Box Shadow
  2. Properti Background
    • Background Origin
    • Background Clip
    • Background Size
    • Multiple Background
  3. Properti Color
    • HSL Color
    • HSLA Color
    • RGBA Color
    • Opacity
  4. Properti Text
    • Text Effects
    • Text Shadow
    • Text Overflow
    • Wordwrap
  5. Properti User Interface
    • User Interface
    • Box Sizing
    • Outline
    • Resize
  6. Properti Navigation
    • Nav Top
    • Nav Bottom
    • Nav Left
  7. Properti Selector
    • Attribute Selector
  8. Properti Lainnya
    • Basic Box Model
    • Overflow X
    • Overflow Y
    • Generated Content
    • Content
    • Other Modules
    • Media Queries
    • Multi Column Layout
    • Web Font
    • Speech
Walaupun CSS3 ini sangat menakjubkan, namun belum semua web browser support CSS3 karena CSS3 masih merupakan teknologi terbaru. Tenang, secara bertahap semua browser akan mendukungnya karena sudah menjadi standard. Untuk saat ini web browser yang support diantaranya adalah Mozilla Firefox, Safari, Opera, Google Chrome & Internet Explorer 9 meski belum support secara keseluruhan fitur CSS3
CSS kepanjangan dari “Cascading Style Sheets” yang merupakan format atau style untuk tampilan website. CSS dapat dibuat dalam halaman bersama perintah HTML dengan menyisipkan tag <style>(CSS Internal / Inline) atau dibuat dengan file tersendiri yang berektensi .css.

Keuntungan Penggunaan CSS
Dengan menggunakan CSS, kamu akan lebih mudah untuk mengatur style elemen dalam halaman web Anda. Sebagai contoh, misalnya untuk mengatur style elemen heading, Anda menginginkan jenis font nya adalah Arial, 20 pixel dan berwarna merah. Dengan CSS, Anda cukup menuliskan properti dari elemen heading tersebut sekali saja, dan Anda akan memperoleh hasil yang diinginkan. Bandingkan apabila tidak menggunakan CSS, Anda akan mengatur style pada setiap elemen heading yang ada. Tentu saja hal ini akan sangat merepotkan. Perhatikan contoh berikut ini :
<!doctype html >
<html>
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
h1 {
color: red;
font-family: "arial";
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Ini adalah heading 1</h1>
<p>Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. 
Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. </p>
<h1>Ini adalah heading 1</h1>
<p>Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. 
Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. </p>
</body>
</html>


Struktur Style
Style pada CSS memiliki struktur sebagai berikut
Selector digunakan untuk menentukan pada elemen apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama id elemen atau nama class. Bagian deklarasi menerangkan style yang akan dibuat. Bagian ini terdiri dari properti dan value. Properti dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai dari propertinya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan properti dan value harus diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu properti dengan properti lain. 

Apabila Anda lupa memberikan tanda titik koma, maka style tersebut tidak akan dijalankan oleh browser. Mungkin Anda bertanya, bagaimana jika kita akan membuat style untuk beberapa elemen yang berbeda namun stylenya sama? Misalkan kita akan membuat style untuk elemen h1, h2, h3 namunmemiliki style yang sama. Berikut ini adalah sintaksnya:
h1, h2, h3 { properti1 : value1;
properti2 : value2;
properti3 : value3;
.
.
}

Selector
Dalam CSS, terdapat cascade yang merupakan metode untuk mengatur style supaya tidak terjadi konflik. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut ini.
<!doctype html >
<html>
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
P {
color: red;
}
p em {
color: green;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Ini adalah heading 1</h1>
<p>Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. 
Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. <em>Ini adalah huruf dicetak miring</em>. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. 
Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. </p>
<h1><em>Ini adalah heading 1</em></h1>
<p>Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. 
Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. <em>Ini adalah huruf dicetak miring</em>. Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. 
Ini adalah paragraf. Ini adalah paragraf. </p>
</body>
</html>
Pada code di atas terdapat style untuk mengatur tampilan elemen paragraf (<p>) dan untuk emphasize atau <em> (cetak miring seperti halnya italic). 


VALUE
Terdapat beberapa jenis value yang dapat berikan pada properti style, antara lain berupa
predefined value, bilangan, prosentase, url, dan juga warna.

Predefined Value
Predefined value merupakan nilai yang sudah terdefinisikan oleh (X)HTML. Nilai ini dapat dipilih 
dari beberapa alternatif pilihan yang ada. Contoh penggunaan predefined value ini adalah pada style 
berikut

h1 {
font-style : italic;
}

Style di atas digunakan untuk membuat text miring pada elemen heading 1. Dalam hal ini value 
‘italic’ merupakan predefined value. Untuk properti font-style terdapat pilihan value yang telah 
didefinisikan oleh (X)HTML yaitu italic, normal, dan oblique. Perhatikan bahwa predefined value ditulis tanpa diapit tanda petik.

Bilangan
Suatu value dapat pula berupa bilangan tertentu (tanpa satuan apapun). Berikut ini contohnya:

p {
line-height : 2;
}

Maksud style di atas adalah mengatur jarak antar baris paragraf menjadi 2 kali dari ukuran fontnya.

Panjang, Besar dan Prosentase
Untuk menyatakan panjang, besar dan prosentase, value harus diberikan satuan seperti px
(pixel), in (inch), cm (centimeter), mm (milimeter), pt (points) dan pc (picas). Berikut ini beberapa 
contohnya :

h1 {
font-size : 20px; /* membuat ukuran font 20 pixel */
}
hr {
width : 20%; /* membuat garis horizontal dengan panjang 20% terhadap lebar jendela browser /*
}
URL
Sebuah value juga dapat berupa URL. Berikut ini contohnya
body {
background : url(img/image.jpg);
}

Style di atas untuk memberi background image pada body yang diambil dari folder img dengan nama file image.jpg.

Membuat Text Indent
Pada bagian awal paragraf biasanya terdapat text indent atau teks yang agak menjorok ke dalam 
paragraf dalam jarak tertentu. Berikut ini adalah properti yang digunakan untuk mengaturnya:

text-indent : jarak;

Contoh:

<!doctype html>
<html>
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
p {
text-indent : 40px;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Ini Judul Heading</h1>
<p>Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1.
Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1
 Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. </p>
<p>Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2.
Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2.
Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. 
</p>
</body>
</html>




Membuat Drop Cap
Ingin mempercantik tampilan paragraf dengan menambahkan drop cap pada huruf pertamanya? Berikut ini contoh penulisan style untuk membuat hal tersebut.

<!doctype html >
<html>
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
p.styleku:first-letter {
float: left;
font-family: "Lucida Grande";
font-size: 80px;
}
p {
text-align : justify;
}
</style>
</head>
<body>
<h1 id="heading1">Ini Judul Heading 1</h1>
<p class="styleku">
Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf.
Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf. 
Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf.
Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf. Bagian ini adalah paragraf.
Bagian ini adalah paragraf. </p>
</body>
</html>


Mengubah Warna Background Text
Apabila Anda ingin mengubah warna background text, maka berikut ini adalah propertinya:

background : warna;

cara penulisan value dari warna sama dengan color, yaitu dapat berupa nama eksplisit warna yang 
diinginkan maupun kode hexadesimalnya.

Contoh:

<!doctype html >
<html>
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
body {
background : green;
}
p.styled {
font-family: "Palatino Linotype";
font-size: 20px;
color: #FF0000;
background: #FFFFFF; /* warna putih */
}
p {
color: orange;
font-weight: bold;
background: #000000; /* warna hitam */
}
</style>
</head>
<body>
<p class="styled">Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 
1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. </p>
<p>Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah 
paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. 
</p>
</body>
</html>

Pada contoh di atas, bagian body diberi warna background (seluruh halaman), namun perkecualian 
untuk bagian paragraf. Paragraf pertama diberi warna background putih sedangkan paragraf kedua 
diberi warna hitam.


Style Untuk Font Family
Font family digunakan untuk menentukan jenis huruf/font pada suatu tampilan teks. Berikut ini 
adalah nama properti dan penulisan valuenya:

font-family: name;

dengan name adalah jenis font yang Anda inginkan. Contoh:

p {
font-family: arial;
}

Anda juga dapat memberikan jenis font lebih dari satu yang dipisahkan dengan koma.
Contoh:

p {
font-family : "arial black", arial, "Times New Roman";
}

Maksud dari style di atas adalah bahwa jenis font arial black akan diprioritaskan untuk
digunakan. Namun apabila font tersebut tidak disupport oleh browser maka yang digunakan arial, begitu seterusnya. Sebagai catatan, untuk jenis font yang terdiri dari lebih satu kata harus diapit dengan tanda petik ganda (double quotes).


Mengatur Ukuran Font
Pengaturan ukuran font dapat dilakukan dengan style yang menggunakan properti

font-size : size;

dengan size diisi angka yang menyatakan ukuran disertai satuannya.
Contoh:

<!doctype html>
<html>
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
p.styled {
font-size: 20px; /* membuat font berukuran 15 pixel */
}
</style>
</head>
<body>
<p class="styled">Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. Ini adalah paragraf 1. </p>
<p>Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. Ini adalah paragraf 2. </p>
</body>
</html>

Pada contoh di atas, paragraf pertama berukuran 20 pixel sedangkan paragraf kedua berukuran normal 
(default). Sebagai catatan, teks berukuran 16px secara default.



Berikut adalah contoh file CSS3 sederhana yang mengaplikasikan style-style diatas:




Dan ini merupakan tampilan hasilnya di web browser :



Demikian artikel yang bisa saya share untuk teman-teman. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

[Ira Fitri Auliana / 1306470792]

Sumber :

  • http://ibbi.ac.id/ibbiacid/bahan/penggunaan-css-dalam-perancangan-web.pdf
  • http://id.wikipedia.org/wiki/CSS_3
  • http://www.syakirurohman.net/2013/08/mengenal-apa-itu-css-dan-bagaimana-menggunakannya.html